Tanjung Emas, Tanah Datar — Kisah inspiratif datang dari sosok sederhana yang berdedikasi tinggi dalam dunia Tilawah Alquran. Dialah Darussalam, S.Sos, yang telah bertahun-tahun mengabdikan diri dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat. Ketekunannya dalam menyebarkan ilmu Al-Qur’an kini berbuah manis. Ia resmi diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jabatan Penyuluh Agama Islam Fungsional di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.
Sejak lama, Darussalam dikenal luas oleh masyarakat sebagai pengajar Al-Qur’an yang tekun dan rendah hati. Ia hadir di tengah masyarakat, membimbing anak-anak, santri TPSA/MDTA dan remaja, hingga orang tua dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Tidak hanya di masjid atau mushalla, tetapi juga di sekolah, rumah warga, dan kelompok pengajian, Darussalam terus menebar ilmu Alquran dengan kesabaran dan konsistensi.
Dalam perannya sebagai pendakwah, Darussalam tak hanya menyampaikan materi keislaman, namun juga menjadi panutan akhlak dan penggerak kegiatan keagamaan. Ia aktif membina kelompok taklim, membimbing calon pengantin, hingga memberikan solusi keagamaan di tengah masyarakat. Gaya dakwahnya yang santun dan mengakar menjadikan ia sebagai tokoh yang mudah dikenal.
Pengangkatan Darussalam sebagai ASN merupakan bentuk apresiasi dari negara atas pengabdiannya yang panjang dalam membina umat. Kini, ia memiliki ruang yang lebih luas dan formal untuk menjalankan tugas-tugas penyuluhan keagamaan. Tanggung jawabnya semakin besar: membina akidah, memperkuat keluarga sakinah, menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, serta memperluas jangkauan literasi Al-Qur’an.
“Saya merasa ini bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan amanah yang besar dari Allah SWT. Semoga saya dapat terus menjaga niat, istiqamah dalam dakwah, dan membawa manfaat lebih luas bagi umat,” ungkap Darussalam.
Kepala KUA Tanjung Emas pun menyambut baik pengangkatan Darussalam sebagai ASN Penyuluh Agama Islam. Menurutnya, dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki, Darussalam akan mampu menjadi motor penggerak dalam penguatan program-program pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kisah Darussalam adalah cerminan bahwa kesungguhan dalam mengabdi kepada Al-Qur’an dan masyarakat tak pernah sia-sia. Allah membukakan jalan kemuliaan bagi siapa saja yang dengan ikhlas menempuh jalan dakwah dan pendidikan agama. Semoga Darussalam senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan amanah barunya, serta menjadi inspirasi bagi para penyuluh dan pendakwah lainnya di seluruh Indonesia.
@Suluah_Togok


Komentar
Posting Komentar